MQ Depok | Setelah menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP, ke mana langkah berikutnya? Bagi para santri dan santriwati SMP TQT Madinatul Qur’an Depok, pertanyaan tersebut mulai mendapatkan gambaran jawabannya.
Untuk memperkuat informasi sekaligus memaksimalkan Penerimaan Santri Baru (PSB) jenjang SMA Tahun Ajaran 2027/2028, pimpinan SMA TQT Madinatul Qur’an (MQ) Depok menggelar sosialisasi program SMA kepada para santri dan santriwati MQ pada Kamis, 24 September 2026.

Sekitar 80-an santri dan santriwati mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Mereka menyimak pemaparan mengenai berbagai program unggulan, capaian akademik, serta profil lulusan yang diproyeksikan oleh SMA TQT MQ.
Hadir memberikan pemaparan, Kepala SMA TQT MQ, Ustadz Suriyanto, S.Si., M.M. Ia menjelaskan secara komprehensif berbagai program yang menjadi kekuatan SMA TQT MQ, mulai dari integrasi Al-Qur’an dan STEM, program tahfizh, persiapan perguruan tinggi, kepemimpinan, hingga penguasaan bahasa Arab dan Inggris.

Memadukan Al-Qur’an, Sains, Karakter, dan Kesiapan Akademik
Dalam paparannya, Ustadz Suri menjelaskan bahwa program unggulan SMA TQT MQ dirancang untuk memadukan tiga kekuatan utama, yakni keunggulan ilmu Al-Qur’an dan tahfizh, ketahanan karakter, serta kesiapan akademik tingkat tinggi.
Salah satu program yang ditawarkan adalah TQT Integrated Curriculum (Tahfiz & STEM Integratif). Melalui program ini, hafalan Al-Qur’an dipadukan dengan pemahaman sains dan teknologi (Science, Technology, Engineering, and Mathematics/STEM).
Pembelajaran diarahkan pada pendekatan kontekstual dan tadabbur ayat-ayat kauniyah, sehingga Al-Qur’an tidak hanya dihafalkan, tetapi juga menjadi pintu untuk memahami berbagai fenomena kehidupan dan alam semesta. Pembelajaran berbasis teknologi informasi juga menjadi bagian dari proses pendidikan.

“Program berikutnya adalah Sanad & Standardized Tahfiz Track, yakni program hafalan Al-Qur’an yang disusun secara terstruktur dengan orientasi pada pencapaian hafalan yang mutqin,” ujarnya.
Untuk mempersiapkan santri melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, SMA TQT MQ juga memiliki University & PTN Acceleration Program. Program ini memberikan pendampingan intensif untuk menghadapi proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), baik jalur SNBP maupun SNBT/UTBK.
Selain itu, tersedia pula kelas persiapan perguruan tinggi luar negeri dan PTN yang ditujukan untuk mempersiapkan santri sejak kelas X.
Tidak berhenti pada aspek akademik, SMA TQT MQ juga memberikan perhatian pada pembentukan kepemimpinan melalui Leadership & Character Building (Santri Leadership). Program ini meliputi organisasi santri, social project berbasis pengabdian masyarakat, serta pelatihan kemandirian.

Sementara untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan kesiapan akademik global, terdapat Language Mastery (Arabic & English Immersion), yaitu pembiasaan penggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam keseharian.
Target 30 Juz Mutqin hingga Literasi Riset
SMA TQT MQ juga menetapkan capaian akademik yang terukur pada setiap jenjang pendidikan. Dalam bidang Keagamaan dan Al-Qur’an, salah satu target utamanya adalah lulusan mampu menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz secara mutqin, yang antara lain diuji melalui tasmi’ sekali duduk.
Selain hafalan, santri juga mendapatkan pembelajaran terkait tajwid dan dirasah Islamiyah. Santri yang memenuhi kualifikasi juga memiliki kesempatan memperoleh sanad bacaan.Di bidang keilmuan Islam, para santri diarahkan menguasai dasar-dasar tafsir, hadis, fikih ibadah harian, bahasa Arab komunikatif, serta penerjemahan dasar teks-teks keagamaan.

Sementara di bidang akademik dan kompetisi, SMA TQT MQ menargetkan peserta didik mampu mencapai ketuntasan kurikulum nasional dengan capaian akademik yang baik.
Para santri juga dibekali literasi riset dan karya tulis. Setiap siswa diarahkan mampu menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI) sederhana atau proyek penelitian berbasis persoalan sosial maupun sains sebagai bagian dari persyaratan kelulusan.
Dengan demikian, pendidikan di SMA TQT MQ tidak hanya diarahkan agar santri menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kemampuan akademik, berpikir kritis, melakukan penelitian, dan menghasilkan karya.

Profil Lulusan: Hafizh, Scholar, Leader
Seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan besar: membentuk lulusan dengan kepribadian yang holistik. Konsep yang ditawarkan SMA TQT MQ dirangkum dalam profil Hafizh, Scholar, Leader.
Pertama, Hafizh Mutqin & Mutadabbir. Lulusan diharapkan memiliki hafalan Al-Qur’an 30 juz yang kuat, memahami makna mendasar ayat, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Kedua, Akademisi Berdaya Saing. Lulusan dipersiapkan untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi, baik PTN, perguruan tinggi kedinasan, maupun universitas luar negeri, termasuk perguruan tinggi di Timur Tengah dan kawasan global lainnya.

Ketiga, Berkarakter & Berpemikiran Kritis. Santri dibentuk agar memiliki kepribadian Islami dan akhlak mulia sekaligus mampu berpikir kritis, analitis, serta solutif dalam menghadapi tantangan zaman.
Keempat, Komunikatif & Multilingual. Lulusan diharapkan mampu berkomunikasi secara efektif menggunakan bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris, baik secara lisan maupun tulisan.
Kelima, Pemimpin Berjiwa Sosial. Santri dipersiapkan memiliki kepedulian terhadap masyarakat, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan untuk berkontribusi sebagai penggerak kebaikan di lingkungan profesional maupun masyarakat.
Adapun lulusan SMA TQT MQ tahun 2026 tercatat melanjutkan atau mempersiapkan diri menuju pendidikan tinggi, antara lain PTN, perguruan tinggi kedinasan, dan persiapan studi ke Timur Tengah.

Ilmu Perlu Berkelanjutan hingga Tuntas
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Madinatul Qur’an Depok, KH. Dr. Sholihien Hadziq, turut memberikan penekanan mengenai pentingnya kesinambungan pendidikan.
Menurut beliau, proses pendidikan idealnya tidak terputus di tengah jalan. Ada kesinambungan dan ketuntasan dalam mempelajari suatu ilmu sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat berkembang secara lebih mendalam.
Karena itu, beliau mendorong para santri dan santriwati kelas IX SMP TQT MQ untuk mempertimbangkan keberlanjutan pendidikan ke kelas X SMA TQT MQ.
“Daripada mencari tempat baru yang belum tentu cocok dan pas dengan antum, sebaiknya antum bisa melanjutkan ke SMA MQ yang antum semua sudah mengenali keberadaan dan lingkungannya serta program-program dan capaian-capaiannya,” tandas beliau.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberlanjutan pendidikan dari SMP TQT menuju SMA TQT MQ bukan sekadar melanjutkan jenjang sekolah, tetapi juga menjaga kesinambungan pembinaan Al-Qur’an, karakter, bahasa, dan akademik yang telah dibangun sejak jenjang sebelumnya.

Antusiasme Santri: Menatap Langkah Berikutnya
Sosialisasi berlangsung dalam suasana penuh perhatian. Sekitar 80-an santri dan santriwati terlihat antusias menyimak pemaparan Ustadz Suriyanto maupun arahan KH. Sholihien Hadziq.
Berbagai program yang dipaparkan memberikan gambaran kepada para santri mengenai apa yang akan mereka jalani apabila melanjutkan pendidikan di SMA TQT MQ.
Dari ruang sosialisasi tersebut, satu pesan besar mengemuka: perjalanan menjadi seorang santri penghafal Al-Qur’an tidak harus berhenti ketika lulus SMP.
Justru, jenjang SMA dapat menjadi fase untuk mengembangkan hafalan menjadi lebih mutqin, memperluas wawasan keilmuan, mengasah kemampuan akademik, membangun kepemimpinan, menguasai bahasa, serta mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi dan dunia yang lebih luas.
Dari Hafizh, menuju Scholar, dan kemudian tumbuh menjadi Leader—itulah arah besar yang hendak dibangun SMA TQT Madinatul Qur’an Depok melalui berbagai program pendidikannya. (Humas Madinatul Qur’an Depok)

Editor : Dhorifi Zumar (DZ)
Foto : Humas MQ