penerimaan santri baru

Tim BAN-PDM Lakukan Kunjungan Visitasi Ujicoba Draft Instrumen Akreditasi ke SMP MQ

MQ Depok | SMP TQT Madinatul Qur’an Depok mendapat kunjungan Visitasi Ujicoba Draft Instrumen Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (BAN-PDM) 2024 pada Kamis, 7 Maret  lalu. Hal ini mengingat draft instrumen akreditasi BAN-PDM tahun 2024 berbeda dengan tahun sebelumnya, maka dianggap perlu untuk melakukan ujicoba sebelum hari H akreditasi dilakukan.

Tim BAN-PDM yang melakukan visitasi adalah Bapak Istadi dan Ibu Iceu Rufiana, keduanya adalah pengawas dari sekolah di Jakarta sekaligus Tim Asesor yang diberikan wewenang oleh ketua BAN-PDM. Turut hadir juga ketuanya yang turun langsung untuk melihat kinerja Asesor serta mendapatkan masukan dari Tim Asesor serta sekolah yang dikunjungi.

Tim BAN-PDM tersebut disambut langsung oleh Kepala SMP TQT MQ, Ust Suriyanto, S.Si dan juga tim, antara lain Ust Hartono, M.Pd, Ust Mohammad Fikri Amarullah, Ust Supriyanto, Ibu Gresiana Prasetiyawati, S.Si, dan Ibu Meliana, S.Pd.

Menurut ibu Gresiana Prasetiyawati, kegiatan visitasi ujicoba draft akreditasi ini bukan rutin tiap tahun, namun hanya dilakukan saat sekolah tersebut akan melaksanakan akreditasi. Atau hanya merupakan kegiatan tahap awal dari proses akreditasi yang akan dilaksanakan oleh sekolah bersangkutan, agar persiapannya lebih optimal.

“Karena instrumen akreditasinya termasuk baru, yaitu berbeda dengan tahun sebelumnya, maka target untuk tim BAN-PDM adalah menjadi bahan evaluasi atas kecakupan dari beberapa komponen serta indikator yang bisa memotret kondisi suatu sekolah secara kompeten. Sedangkan untuk target sekolahnya sendiri tentunya menjadi bahan pertimbangan untuk persiapan akreditasi agar bisa dilengkapi saat pelaksanaan akreditasi di hari H-nya nanti,” ungkap bu Gres.

Adapun obyek yang dikunjungi meliputi bagian sarpras gedung sekolah, dari lantai 1 sampai lantai 4. Kemudian saat pemeriksaan dokumen tiap indikator dalam 4 komponen dilakukan kroscek dengan data yang diupload dan diberikan komentar dari hasil wawancaranya. “Secara umum, yang dinilai ada 4 komponen dengan beberapa indikator yang hampir 100 indikator,” tutur bu Gres.

Hasil dari visitasi, kata bu Gres, perlunya ada keberagaman atau kegiatan yang beragam untuk meningkatkan tolerasi beragama, semisal kegiatan sosial bersama dengan agama atau gender yang berbeda. Hal ini, karena nanti saat terjun ke masyarakat di luar pesantren, para santri/siswa harus siap dengan keberagaman tersebut.

Dalam kunjungan visitasi tersebut tim BAN-PDM memberikan apresiasi kepada SMP TQT MQ, yang dianggap sebagai sekolah yang cukup bagus dengan fasilitas yang memadai. Dengan branding penghafal Al-Qur’an, SMP MQ akan bisa memiliki wawasan dalam kemajuan teknologi dan keberagaman sebagai modal santri untuk siap menatap globalisasi dunia.

Selama kunjungan visitasi, Tim BAN-PDM berharap agar kelengkapan dokumen tetap dipersiapkan secara lahiriah, tidak hanya dalam upload dokumen, tapi juga dipersiapkan semuanya agar lebih sistematis dalam pemeliharaan sarpras dan kegiatan lainnya. (dz/humas)

Share This:

Leave a Reply