MQ Depok | Dalam upaya membentuk karakter kepemimpinan di kalangan santri, SMP TQT Madinatul Quran Depok menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) untuk tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 9-10 Februari 2026 ini diikuti oleh seluruh santri kelas VIII.
Ketua Panitia pelaksana sekaligus Waka Kesiswaan, Gun Muhammad Zulkifli, S.Pd, menjelaskan bahwa LDKS tahun ini memiliki konsep kolaboratif yang unik. Selain bimbingan dari para guru, teknis pelaksanaan di lapangan dipercayakan kepada para santri kelas 9 terpilih sebagai bentuk praktik langsung dalam mengelola sebuah organisasi dan mengarahkan rekan-rekannya.


Selama dua hari, para peserta ditempa dengan berbagai materi esensial untuk membekali mereka dalam berorganisasi. Seperti materi tentang Pondasi Kepemimpinan dan Organisasi oleh Ust. Agus Miftah Farid, S.Pd, direktur MQPU. Lalu tentang Pentingnya Struktur dan Tanggungjawab dalam sebuah Jamaah oleh Ust. Fariq Raabith Al-Khawarizmi, Lc, M.Pd, kepala Kepesantrenan Putra.
Berikutnya materi tentang Kemampuan Problem Solving oleh Ust. Aceng Hayatul Mubarok, M.Ag, kepala SMP TQT MQ. Beliau membekali santri dengan teknik berpikir kritis agar mampu mencari solusi terbaik di tengah berbagai tantangan.


Kemudian pada hari kedua, fokus beralih pada kemampuan interpersonal melalui materi komunikasi efisien oleh Ust. Suriyanto, MM, kepala SMA TQT MQ, serta pembentukan kebiasaan/habit positif oleh Ust. Ilham Abdul Latif, Lc.
Kegiatan ini juga menjadi semakin istimewa dengan hadirnya sesi sharing session bersama Faizul Amri, yang merupakan alumni SMP TQT Madinatul Quran Angkatan ke-4 yang hadir untuk berbagi pengalaman inspiratif mengenai dinamika organisasi dan pentingnya bekal kepemimpinan sejak dini.


Kepala SMP TQT Madinatul Quran Depok, Ust. Aceng Hayatul Mubarok, M.Ag, dalam arahannya menyampaikan harapan besar bagi masa depan para santri. “Dengan diadakannya LDKS ini diharapkan para santri mendapatkan pengetahuan dasar mengenai ilmu kepemimpinan, problematika dalam menyelesaikan masalah, dan motivasi untuk menjadi pemimpin dengan prinsip profil terbaik,” ungkapnya.
Dan yang paling utama sebagian besar dari mereka ini akan mengemban amanah sebagai pengurus SPK (Santri Penindak Kedisiplinan), atau satgas sekolah. “Semoga dengan mengikuti LDKS ini mereka siap secara mental untuk mengemban amanah yang diberikan kepada mereka untuk membangun budaya sekolah yang tertib, disiplin dan berbudaya,” ujar Ust. Aceng.

Beliau menambahkan bahwa keterlibatan santri kelas IX sebagai panitia teknis tentunya tidak lepas dari tujuan memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar menjadi panitia dalam setiap kegiatan. Juga diharapkan mereka bisa menularkan cara menjadi panitia yang baik yang akan dicontoh oleh adik-adik kelas mereka yang akan menggantikan mereka di kepengurusan.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, semangat baru diharapkan tumbuh di dada para santri untuk membawa perubahan positif di lingkungan SMP TQT Madinatul Quran Depok. (dz/humas)


Kontributor : Gun M. Zukifli
Editor : Dhorifi Zumar
Foto : Tim SMP TQT MQ