penerimaan santri baru

Santri SMA TQT MQ Depok Outing Class ke UI untuk Kenali Kampus Impian dan Gali Inspirasi Masa Depan

MQ Depok | Sebanyak 109 sivitas SMA TQT Madinatul Qur’an (MQ) Depok mengikuti kegiatan outing class ke Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para santri untuk mengenal secara langsung atmosfer perguruan tinggi sekaligus menggali informasi tentang program studi, kehidupan kampus, dan prospek pendidikan setelah lulus dari pesantren.

Rombongan terdiri atas 93 santri dan santriwati serta 16 guru/musyrif pendamping. Mereka berangkat dari Jatimulya, Cilodong, dan tiba di lingkungan kampus UI sekitar pukul 09.30 WIB.

Bukan sekadar berkunjung, outing class kali ini dirancang sebagai pengalaman belajar langsung di lingkungan kampus. Para santri diajak melihat dari dekat bagaimana suasana perguruan tinggi, berinteraksi dengan sivitas akademika, serta mendapatkan gambaran tentang pilihan pendidikan yang dapat mereka tempuh setelah menyelesaikan pendidikan di SMA TQT MQ.

 

Dua Fakultas, Dua Perspektif Masa Depan

Setibanya di UI, rombongan mengikuti dua sesi kunjungan.

Pada sesi pertama, para santri menuju Aula Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI). Rombongan disambut oleh Wakil Dekan Bidang II FIK, Dr. Masfuri, S.Kp., M.N., bersama Humas FIK, Nanda.

Dalam sesi tersebut, para santri mendapatkan berbagai informasi mengenai lingkungan akademik FIK, program pendidikan, kurikulum, fasilitas, serta gambaran dunia profesi setelah menyelesaikan pendidikan.

Setelah sesi di FIK, rombongan melanjutkan kegiatan ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI. Kali ini, para santri diterima di Ruang Auditorium Kelas Khusus Internasional FEB.

Rombongan disambut oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Ekonomi Islam FEB UI, Dr. Irfani Fithria Ummul Muzayanah, S.E., M.S.E., serta Ketua Program Studi S1 Bisnis Islam, Nur Dhani Hendranastiti, Ph.D.

Di FEB, para santri memperoleh informasi lebih jauh mengenai program studi, kurikulum, jalur masuk UI, fasilitas pendidikan, hingga prospek kerja setelah menyelesaikan studi.

 

Bukan Hanya Mendengar, Santri Aktif Berdiskusi

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para santri tidak hanya duduk menyimak presentasi, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan mahasiswa maupun dosen dari kedua fakultas.

Kepala SMA TQT MQ Depok, Ustadz Suriyanto, S.Si., M.M., mengatakan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah memberikan pengalaman nyata kepada santri tentang kehidupan kampus.

“Tujuan outing class ini antara lain untuk mengenal suasana dan lingkungan kampus UI secara nyata. Kemudian memberikan gambaran informasi program studi, kurikulum, fasilitas, serta prospek kerja dari alumni FIK dan FEB. Serta untuk menumbuhkan motivasi dan inspirasi santri,” ungkapnya.

Menurut Ustadz Suri, sapaan akrabnya, antusiasme santri terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menyimak materi dan berdiskusi dengan para narasumber. “Alhamdulillah, respons yang baik terlihat dari antusias santri menyimak dan berdiskusi,” tuturnya.

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa kunjungan ke perguruan tinggi dapat menjadi ruang pembelajaran yang berbeda bagi santri. Mereka tidak hanya mendapatkan informasi melalui buku, internet, atau penjelasan di kelas, tetapi dapat melihat dan merasakan langsung atmosfer kampus yang selama ini mungkin hanya mereka kenal dari cerita dan media.

 

Menjelajahi Kampus UI

Selama berada di UI, rombongan menghabiskan waktu sekitar 7,5 jam, mulai pukul 09.30 hingga 17.00 WIB.

Selain mengikuti sesi presentasi dan diskusi di FIK serta FEB, para santri juga menikmati suasana kampus dengan berfoto bersama, melihat berbagai lingkungan kampus, serta menaiki bus kampus UI untuk berkeliling kawasan kampus.

Momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para santri. Berada di lingkungan kampus yang menjadi salah satu tujuan pendidikan tinggi yang dikenal luas di Indonesia, mereka dapat membayangkan suasana belajar yang kelak mungkin akan mereka jalani setelah lulus SMA.

Pihak FIK dan FEB UI juga memberikan pemaparan mengenai jalur masuk UI, kurikulum perkuliahan, serta prospek kerja setelah lulus. Informasi tersebut menjadi bekal awal bagi para santri untuk mulai mengenali berbagai pilihan studi dan mempersiapkan diri sejak dini.

Masih Menggali Informasi, Belum Menentukan Pilihan

Lantas, apakah setelah mendapatkan informasi langsung dari UI para santri SMA TQT MQ langsung menentukan pilihan untuk melanjutkan kuliah di kampus tersebut?

Ustadz Suri mengatakan, untuk saat ini para santri masih berada pada tahap mencari dan menggali informasi. “Mereka masih sebatas mencari informasi dulu,” jelasnya.

Hal tersebut dinilai wajar. Justru melalui kegiatan seperti outing class, para santri diharapkan memiliki wawasan yang lebih luas sebelum menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi.

Bagi SMA TQT MQ, proses menentukan masa depan bukan sekadar tentang memilih kampus, tetapi juga bagaimana santri mengenali potensi diri, memahami berbagai pilihan bidang keilmuan, kemudian mempersiapkan diri untuk meraihnya.

 

Dari Pesantren Menuju Kampus Impian

Lebih jauh, Ustadz Suri berharap kegiatan outing class tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar para santri.

Menurutnya, hasil paling minimal dari kegiatan ini adalah tumbuhnya semangat para santri untuk berjuang meraih kampus dan cita-cita yang mereka impikan.

“Semoga ke depannya semakin banyak santri alumni SMA TQT MQ Depok yang bisa kuliah di kampus dan jurusan favorit yang mereka idam-idamkan,” harapnya.

Kunjungan ke UI pun menjadi bagian dari upaya SMA TQT MQ untuk membuka wawasan santri tentang dunia pendidikan tinggi. Dari lingkungan pesantren, para santri diajak melihat lebih jauh berbagai kemungkinan masa depan—bahwa hafalan Al-Qur’an, pendidikan akademik, keterampilan, dan cita-cita melanjutkan studi dapat berjalan beriringan.

Outing class ke UI akhirnya bukan sekadar perjalanan menuju sebuah kampus. Ia menjadi perjalanan kecil untuk mengenalkan santri pada dunia yang lebih luas, menyalakan keberanian untuk bermimpi, dan memupuk ikhtiar agar kelak mampu mewujudkan cita-cita di kampus dan bidang yang mereka pilih. (Humas Madinatul Qur’an Depok)

Editor : Dhorifi Zumar

Foto : Badrus Soleh

Share This:

Leave a Reply