penerimaan santri baru

Dauroh Imam dan Khotib untuk Mempersiapkan Tenaga Dai yang Bermanfaat Bagi Ummat

MQ Depok | Pesantren Madinatul Qur’an Depok menggelar program Dauroh Imam dan Khotib bagi kelas akhir (XII) SMA pada Selasa kemarin, 27 Februari 2024, di ruang kelas SMA MQ. Sebanyak 36 santri mengikuti kegiatan tersebut yang diisi dengan pembekalan (teori) dan praktek lapangan.

Tujuan acara tersebut, menurut Ust Haitami, ketua panitia Dauroh Imam dan Khotib, untuk mengembangkan potensi para santri sebagai tenaga dai dan sebagai ladang dakwah santri nantinya untuk terjun ke masyarakat.

Bertindak sebagai tutor atau instruktur pada acara yang bertema “Mewujudkan Generasi Muda yang Berjiwa Dai dan Berdaya Guna di Tengah Masyarakat” tersebut ialah Ustadz Hidayaturrahman S.E.I, M.Pd, dosen dari kampus Al-Qudwah Margonda Depok.

Mengingat sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, maka kegiatan tersebut sangat relevan, dimana lazim terdapat kultum (kuliah tujuh menit) atau kajian Ramadhan selama bulan Ramadhan. Lagi pula para santri juga akan menghadapi liburan panjang dan diharapkan ketika pulang mereka bisa menjadi pengisi kultum atau imam di masjid dekat tempat tinggal mereka masing-masing.

Hal itu pun dibenarkan oleh Ust Haitami bahwa peserta Dauroh Imam dan Khotib nantinya akan diterjunkan langsung ke masjid-masjid luar MQ pada bulan Ramadhan. “Iya, insyaAllah di masjid sekitar masyarakat yang dekat dengan pesantren, karena program tersebut memang bersinggungan langsung dengan program ijtimaiyah (red-kemasyarakatan),” tuturnya.

Kegiatan yang merupakan agenda rutin tahunan dan mulai digelar semenjak angkatan pertama SMA MQ itu akan ada tindak-lanjutnya hingga tanggal 6 Maret mendatang.

Harapan panitia, kegiatan Dauroh Imam dan Khotib tersebut ke depannya akan lebih baik lagi dan bisa menciptakan dai-dai yang bermanfaat buat ummat. (dz/humas)

Share This:

Leave a Reply